Posted by Wan Nur Zharif bin Wan Nordin

DAJJAL DAN YA'JUJ WA-MA'JUJ

Sungguh menarik perhatian adanya persamaan kejadian yang terjadi di dunia sekarang ini. Di satu pihak, kita melihat adanya tekanan kekuasaan Eropah yang dilancarkan dengan rancangan yang teratur terhadap dunia Islam, dan usaha mereka yang keras untuk menghentam Islam sama sekali, tetapi di lain pihak, kita menemukan sejumlah besar hadith Nabi yang meramalkan fitnah yang akan menimpa kaum Muslimin pada akhir zaman, ramalan yang hampir semuanya terealisasi, berupa peristiwa yang menimpa dunia Islam sekarang ini. Lebih menghairankan lagi, kerana ramalan itu diucapkan pada waktu Islam sedang dalam keadaan menang, dan seluruh dunia merasa gentar menghadapi pesatnya kemajuan Islam.

Bukan rahasia lagi, bahawa kini sedang berlangsung pergolakan sengit antara Eropah dan Islam, khususnya antara kekuatan materiil melawan kekuatan spirituil. Kaum Kristian Eropah menganggap kekuatan Islam sebagai ancaman yang berbahaya bagi peradaban materiilnya, dan dengan dalih palsu ini mereka berusaha untuk manghancurkan Islam, agar mereka dapat "menyelamatkan" dunia dari pengaruh politik Islam. Mereka terang-terangan menyebut agama lain sebagai non-Kristian, tetapi terhadap agama Islam mereka dangan tegas menyebutkan sebagai anti-Kristian. Sekalipun kaum missionaris Kristian aktif menyebarkan agama di setiap penjuru dunia, tetapi tujuan mereka yang paling utama ialah ummat Islam. Ini adalah fakta yang tak boleh dipandang remeh oleh kaum Muslimin.

Akan tetapi alangkah sedihnya bahwa kaum Muslimin sendiri terlibat dalam pelbagai masalah, mengenai masalah-masalah kecil, sehingga mereka tak sempat memikirkan persoalan yang lebih penting. Seandainya mereka menaruh perhatian sedikit saja terhadap pergolakan sengit yang sekarang sedang berlangsung antara kekuatan materiil dan kekuatan spirituil, nescaya mereka akan melihat dengan jelas, bahawa mengamuknya Dajjal dan merajalelanya Ya'juj wa Ma'juj bukanlah dongengan kosong, melainkan gambaran tentang serbuan kaum materialis Eropah dengan agama Nasraninya pada zaman sekarang.

Bagi tiap-tiap orang Islam wijib kiranya melupakan pergolakan di kalangan ummat Islam sendiri mengenai masalah-¬masalah kecil yang kurang penting, karena kemenangan dan hidup matinya Islam di dunia bergantung kepada hasil perlumbaan antara dua agama ini (Islam dan Nasrani), bukan karena mengurusi perbezaan kecil yang tak akan mendatangkan keuntungan atau kerugian bagi kaum Muslimin sendiri.


ERTI DAJJAL DAN YA'JUJ WA-MA'JUJ

Dajjal disebutkan berulang-ulang dalam Hadits, sedangkan Ya'juj wa-Ma'juj bukan saja disebutkan dalam Hadits, melainkan pula dalam Al-Qur'an. Dan kemunculannya yang kedua kalinya ini dihubungkan dengan turunnya Al-Masih.

Kata Dajjal berasal dari kata dajala, artinya, menutupi (sesuatu). Kamus Lisanul-'Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Menurut suatu pendapat, ia disebut Dajjal kerana ia adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan. Pendapat lainnya mengatakan, kerana ia menutupi bumi dengan bilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, kerana ia menutupi manusia dengan kekafiran. Keempat, kerana ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi.

Pendapat lain mengatakan, bahawa Dajjal itu bangsa yang menyebarkan barang dagangannya ke seluruh dunia, ertinya, menutupi dunia dengan barang dagangannya. Ada juga pendapat yang mengatakan, bahawa ia dinamakan Dajjal kerana mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, ertinya, ia menutupi maksud yang sebenarnya dengan kata-kata palsu.

Kata Ya'juj dan Ma juj berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf'ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja bererti pula asra'a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-'Arab. Ya'juj wa-Ma'juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, kerana hebatnya gerakan.

This entry was posted on Sunday, June 7, 2009 at 6:36 AM . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 comments

Post a Comment